Cara menyimpan coklat :
simpan coklat pada suhu ruang saja,
jika telah dibuka dari kemasannya bungkus rapat dengan plastik,
jangan simpan di lemari es karena akan coklat akan rusak dan tidak bisa dilelehkan kembali.
Sumber: bogasari
Bereksplorasi di dapur untuk keluargaku yang kucintai karena Allah. Blog ini berisi berbagai resep masakan, kue, cake, minuman dll yang sudah saya eksekusi di dapur saya, atau merupakan arsip resep yang menunggu jadwal "landing" di dapur. Memasak akan selalu bernilai ibadah jika Ikhlas karena Allah. Karena salah satu tugas WANITA SHALIHAH adalah MEMASAK UNTUK KELUARGA.. Maka jangan lupa tuk selalu ikhlaskan niat,
Cara menyimpan coklat :
simpan coklat pada suhu ruang saja,
jika telah dibuka dari kemasannya bungkus rapat dengan plastik,
jangan simpan di lemari es karena akan coklat akan rusak dan tidak bisa dilelehkan kembali.
Sumber: bogasari
Masih bingung dengan perbedaan butter, margarine, dan shortening?
Ini dia jawabannya:
Butter:
1. Aroma yang harum.
2. Rendahnya daya creaming.
3. Mengandung 80 – 81% lemak susu, 14% air.
4. Titik leleh 33-35 derajat Celcius.
Margarin:
1. Aroma tidak seharum butter.
2. Mempunyai daya creaming.
3. Mengandung 80 – 90 % lemak, 16 % air.
4. Titik leleh 37 – 42 derajat Celcius.
Shortening:
1. Aroma tidak harum.
2. Mempunyai daya creaming yang sangat baik.
3. Mengandung 99% lemak, 1% air.
4. Titik leleh 40 – 44 derajat Celcius.
http://www.bogasari.com/tips/tips-perbedaan-butter-margarin-dan-shortening
Kenali fungi gula pasir untuk cake:
1. Menghaluskan crumb.
2. Memberi rasa manis.
3. Membantu aerasi.
4. Menjaga Kelembapan.
5. Memberi warna pada kulit.
http://www.bogasari.com/tips/tips-fungsi-gula-untuk-cake
Kenali fungsi telur dalam pembuatan roti:
1. Membuat roti lebih empuk.
2. Menjadikan rasa lebih enak.
3. Memberi warna.
4. Menambah nilai gizi.
http://www.bogasari.com/tips/tips-fungsi-telur-untuk-roti
Meskipun dalam jumlah kecil, garam dan gula pasir mempunyai fungsi penting dalam proses pembuatan roti.
Garam memberikan aroma dan rasa, mengatur kadar peragian, memperkuat gluten (protein terigu yang berperan dalam pembentukan tekstur roti), dan memberi warna pada bagian dalam roti.
Sedangkan gula pasir, selain memberikan rasa manis, juga menjadi sumber makanan untuk ragi, serta memberikan warna pada kulit luar roti. Penggunaan gula yang terlalu banyak, akan membuat tekstur roti menjadi kasar atau beremah dan permukaannya jadi gosong.
Konsultan:
Dr. Ir. Nuri Andarwulan, MSI
Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan
Fakultas Teknologi Pertanian, IPB, Bogor
https://www.femina.co.id/article/garam---gula-dalam-adonan-roti
Ragi adalah salah satu bahan campuran utama dalam pembuatan roti. Tanpa tambahan ragi, adonan roti dipastikan tidak akan mengembang. Namun kalau ceroboh saat mencampur bahan, ragi bisa tak berfungsi sama sekali sehingga adonan juga tak akan mengembang.
Kesalahan yang patut dihindari di sini adalah jangan sampai mencampur ragi dengan garam. Karena dua bahan tersebut akan bereaksi negatif satu sama lainnya.
Kepala pengajar Bogasari Baking Center (BBC), Chef Chairil Ichwan mengatakan reaksi garam pada ragi, bisa mematikan fungsi ragi. "Ingat, saat membuat adonan roti, garam dan butter dimasukkan paling terakhir, jangan dicampur," jelas Chef Ichwan di kelas memasak khusus wartawan, di Serpong akhir pekan ini.
Meski termasuk bahan kering, dia mewanti-wanti agar ragi tidak dicampur bersamaan dengan bahan kering lainnya
http://m.republika.co.id/berita/gaya-hidup/kuliner/16/06/06/o8bqc7384-saat-membuat-roti-jangan-pernah-mencampur-garam-dengan-ragi
A. PEMILIHAN BAHAN DASAR
Tepung Terigu
Dalam pembuatan roti, tepung yang digunakan adalah tepung terigu berprotein tinggi karena menghasilkan gluten yang banyak dan teksturnya pun bagus. Bisa juga dicampur dengan tepung terigu protein sedang, hal ini akan membuat roti lebih empuk. Namun syaratnya adalah jumlah tepung terigu protein tetap harus lebih banyak daripada tepung terigu protein sedang.
Ragi
Ragi berfungsi membuat pengembangan roti lebih sempurna. Ada banyak berbagai macam jenis ragi, namun biasanya orang lebih banyak menggunakan ragi instan karena lebih praktis dan kualitasnya juga tetap bagus.
Gula
Selain memberikan rasa manis, gula juga berfungsi mengembangkan volume roti karena gula membantu kerja ragi menjadi lebih cepat. Gula juga memberikan warna pada tekstur roti sehingga warnanya menjadi coklat keemasan
Telur
Telur membuat roti menjadi lembut. Putih dan kuning telur sendiri memiliki sifat yang berbeda-beda. Jika anda ingin roti bertekstur kenyal, maka gunakan putih telurnya saja. Jika anda ingin roti yang bertekstur empuk makan gunakan kuning telur yang lebih banyak.
Lemak
Lemak yang dimaksud adalah margarin. Margarin adalah salah satu bahan pembuatan roti yang sangat penting. Tanpa margarin, tekstur roti tidak akan menjadi lembut. Tentu anda harus menggunakan margarin berkualitas tinggi, anda bisa menggunakan Filma Margarin atau Filma Prestige Margarin yang merupakan produk margarin berkualitas tinggi dan dapat meningkatkan kualitas roti anda.
Pelembut dan Pengembang
Pelembut dan pengembang umumnya digunakan untuk roti yang akan dijual agar lebih mengembang dan teksturnya bertahan lama.
B. PROSES FERMENTASI
Fermentasi pada pembuatan roti dilakukan ketika adonan sudah elastis. Adonan harus berada dalam kondisi tertutup di suhu ruangan agar mengembang dengan sempurna. Proses pengembangan roti tidak bisa dipatokkan oleh waktu, maka dari itu harus benar-benar diperhatikan.
Cara mengetahui roti sudah mengembang atau belum adalah dengan menemukan serat pada adonan roti . Jika sudah ada serat di permukaan roti maka roti sudah cukup melalui proses fermentasi.
Ada 3 hal yang bisa menghambat proses fermentasi, antara lain:
Kualitas ragi tidak bagus
Adonan tidak menggunakan gula
Saat proses fermentasi, udara tidak cukup hangat untuk membuat ragi mengembang.
PAKAROTI - Baker's One Stop Solution
Your location : Home / Trend Update / Latest Trend / Trik Rahasia Membuat Roti Manis Enak dan Empuk
LATEST TREND
Rabu, 11 Januari 2017 00:00 WIB
Dibaca : 30847 kali Komentar : 0
TRIK RAHASIA MEMBUAT ROTI MANIS ENAK DAN EMPUK
http://previews.123rf.com/images/chandlervid85/chandlervid851606/chandlervid85160600500/59875262-Woman-making-bread-on-wood-Stock-Photo.jpg
Bisa dibilang, roti merupakan salah satu makanan yang memiliki sejarah panjang. Kehadirannya sejak ribuan tahun lalu membuat roti menjadi salah satu jenis panganan yang tak lekang oleh waktu. Awalnya, roti dibuat dengan gandum yang ditumbuk dan diolah dengan air hingga berbentuk adonan. Adonan tersebut dibakar dalam tungku dan hasilnya menjadi roti yang keras dan tahan lama.
Seiring berjalannya waktu, roti sudah mengalami banyak evolusi, jenis-jenisnya sendiri pun sudah mengalami perkembangan. Masyarakat Indonesia lebih menyukai roti dengan tekstur yang lembut dan manis, berbeda dengan negara Eropa yang menyukai roti bertekstur keras.
Roti Manis sangat digemari di Indonesia karena cocok dengan lidah dan selera masyarakat. Hal ini dapat menjadi peluang bisnis bagi anda untuk memenuhi kebutuhan roti manis. Tapi sebelumnya, anda tentu harus mengerti bagaimana cara membuat roti manis yang enak dan empuk. Simak, tips dan trik berikut ini untuk membuat roti manis anda menjadi empuk dan lezat!
A. PEMILIHAN BAHAN DASAR
Tepung Terigu
Dalam pembuatan roti, tepung yang digunakan adalah tepung terigu berprotein tinggi karena menghasilkan gluten yang banyak dan teksturnya pun bagus. Bisa juga dicampur dengan tepung terigu protein sedang, hal ini akan membuat roti lebih empuk. Namun syaratnya adalah jumlah tepung terigu protein tetap harus lebih banyak daripada tepung terigu protein sedang.
Ragi
Ragi berfungsi membuat pengembangan roti lebih sempurna. Ada banyak berbagai macam jenis ragi, namun biasanya orang lebih banyak menggunakan ragi instan karena lebih praktis dan kualitasnya juga tetap bagus.
Gula
Selain memberikan rasa manis, gula juga berfungsi mengembangkan volume roti karena gula membantu kerja ragi menjadi lebih cepat. Gula juga memberikan warna pada tekstur roti sehingga warnanya menjadi coklat keemasan
Telur
Telur membuat roti menjadi lembut. Putih dan kuning telur sendiri memiliki sifat yang berbeda-beda. Jika anda ingin roti bertekstur kenyal, maka gunakan putih telurnya saja. Jika anda ingin roti yang bertekstur empuk makan gunakan kuning telur yang lebih banyak.
Lemak
Lemak yang dimaksud adalah margarin. Margarin adalah salah satu bahan pembuatan roti yang sangat penting. Tanpa margarin, tekstur roti tidak akan menjadi lembut. Tentu anda harus menggunakan margarin berkualitas tinggi, anda bisa menggunakan Filma Margarin atau Filma Prestige Margarin yang merupakan produk margarin berkualitas tinggi dan dapat meningkatkan kualitas roti anda.
Pelembut dan Pengembang
Pelembut dan pengembang umumnya digunakan untuk roti yang akan dijual agar lebih mengembang dan teksturnya bertahan lama.
B. PROSES FERMENTASI
Fermentasi pada pembuatan roti dilakukan ketika adonan sudah elastis. Adonan harus berada dalam kondisi tertutup di suhu ruangan agar mengembang dengan sempurna. Proses pengembangan roti tidak bisa dipatokkan oleh waktu, maka dari itu harus benar-benar diperhatikan.
Cara mengetahui roti sudah mengembang atau belum adalah dengan menemukan serat pada adonan roti . Jika sudah ada serat di permukaan roti maka roti sudah cukup melalui proses fermentasi.
Ada 3 hal yang bisa menghambat proses fermentasi, antara lain:
Kualitas ragi tidak bagus
Adonan tidak menggunakan gula
Saat proses fermentasi, udara tidak cukup hangat untuk membuat ragi mengembang.
C. PENGISIAN ROTI
Satu hal yang paling penting dalam pengisian roti adalah, roti tidak dalam kondisi berair atau berminyak. Isian roti juga tidak disarankan terlalu kering atau keras. Setelah diisi, roti akan kembali difermentasi agar mengembang kembali.
D. PENGOVENAN
Pengovenan merupakan salah satu tahap yang penting dalam pembuatan roti. Roti yang terlalu lama di oven akan menjadi kering dan keras. Lamanya pengovenan tentu sangat berhubungan dengan besarnya roti. Semakin besar ukuran roti maka semakin lama pengovenannya. Untuk ukuran roti sekali makan rata-rata membutuhkan waktu 8-12 menit.
E. SETELAH DIOVEN
Roti segera disusun dalam rak kawat untuk proses pendinginan, uap panas akan keluar dari roti. Setelah suhu roti dingin, roti harus ditempatkan dalam wadah kedap udara agar roti tidak kering dan tetap lembut. Dengan penyimpanan yang tepat, roti bisa bertahan 2 hari di dalam suhu ruangan. Jika dimasukan ke freezer dengan suhu yang tepat, roti bisa bertahan selama 1 bulan.
http://pakaroti.com/post/trend-update/latest-trend/trik-rahasia-membuat-roti-manis-enak-dan-empuk