Rabu, 26 Agustus 2015

Kue Cubit

Kue Cubit

Bahan :
100 gr gula pasir
150 gr terigu2 butir telur
100 ml susu cair plain (misalnya susu Ultra)
1 sdt baking powder
sedikit essens vanila
meises, keju, kismis, dll sebagai taburan

Cara membuat :
1. Campur dalam 1 wadah gula pasir, terigu, telur,baking powder dan vanila. Aduk rata dengan whisker atau kalau gak ada bisa pakai sendok kayu.
2. Masukkan susu sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan licin dan bercampur rata.
3. Diamkan 10 - 15 menit.
4. Adonan siap di panggang di atas cetakan kue cubit. Masak dengan api kecil dan tutup cetakan supaya uap panasnya tidak kemana-mana. Taburan bisa diberikan saat kue setengah matang atau saat adonan baru dituang ke dalam cetakan. Semuanya suka-suka.

Senin, 10 Agustus 2015

Hikmah dibalik Kisah Kepiting Asam Manis

Bismillah
Siang itu kakak Abdullah  dan kak Abdurrahman baru saja pulang sekolah.
Terdengar suara mereka, sedangkan saya masih sibuk menumis Sea Food Kepiting Asam Manis...
Icip2 terpesona dengan rasanya, excited banget karena pertama eksekusi kepiting.. Tak sekedar berhasil tapi maa syaa Allah,rasanya Nikmat sekali..
Alhamdulillah.. Lidah ini masih diberi kesempatan mengecap rasa dengan sempurna hingga saat ini, Allahu Akbar!

Dan seperti biasa...
Pulang sekolah sambil masak sambil membimbing kedua jagoanku utk mandiri, meletakkan tas ditempatnya, ganti baju, cuci tangan Dan kaki lalu menunggu makan siang...

Diantara menyiapkan makan siang itulah...
Pertamanya kakak Abdullah yang keluar rumah, lalu ketika Ummi memanggil Dari Dapur, rupanya dia segera kembali kedalam rumah.
"Pulang sekolah tidak boleh main diluar, waktunya makan siang lalu istirahat tidur siang" demikian peraturan rumah Kami.

Lalu sikecil, yang ketiga, yang perempuan, yang tercantik setelah saya -narsis-. 'Aisyah namanya, tak terdengar suaranya Dari Dapur. Saya pun menyuruh kedua jagoan saya itu utk mencari adiknya, barangkali bermain diluar, saya minta ajak masuk-selain waktunya makan, siang terasa panas mengenai kepala- waktu yang sangat tidak tepat utk bermain diluar.

Lama.
Beberapa menit berlalu.
Saya masih didapur juga, sambil tak berhenti menyuruh kakak agar memanggil adiknya-'Aisyah-
"'Aisyah nggak ada Mi, paling sudah main jauh"
Prasangka saya baik-baik saja meskipun saya selalu khawatir jika ke-3 yang kusayang bermain diluar rumah.

"Hayo dicari adiknya.."
Pinta saya tapi tak membuat ke2 putra saya beranjak. Abdurrahman sdh mulai sibuk dengan sepiring nasinya.

Sampai terdengarlah suara orang asing Dari luar, memanggil2:
"Mana ibu? Mana Ummi?"

Rame-rame.
Saya masih didapur tdk langsung keluar karena dlm keadaan belum memakai hijab.
Sambil khawatir Dan sekian perasaan yang berkecamuk..
_membayangkan terjadi sesuatu pada putriku yang kucintai.._
"Hayuk kakak tolong ambilkan hijab Ummi, tolong nak, cepat, itu Pak RT sedang menunggu ini,cepat.."

Dari luar suara pak RT terus memanggil manggil saya dengan Nada terburu2.

Abdullah berhasil mengambilkan hijab saya, lalu dengan cepat saya menemui Pak RT.

"Mbak,ini tadi anaknya nyebrang jalan sendirian..bla..bla..."

Saya meminta maaf sebelum beliau pergi.
Lalu saya pandangi 'Aisyah dengan haru biru.

Jalan Propinsi arah Malang-Batu.
Yang tentu saja ramai setiap saat.
Yang tentu BUKAN sepeda ontel yg lewat tapi bus-bus pariwisata, truk, Mobil, sepeda motor..
Yang kalau saya nyebrang saja harus EXTRA HATI2 Dan menunggu lama utk memastikan saya bisa nyebrang dengan aman,insyaa Allah.
Jalan itulah yang disebrangi 'Aisyah..

Subhaanallah!
Allahu Akbar!
"Alhamdulillah Nak.. Alhamdulillah.. Alhamdulillah kamu dijaga Allah..."
الحمد لله الذي بنعمته تتم الصالحات..
Allah adalah sebaik2 penjaga.
'Aisyah dijaga Allah, dilindungi Allah tanpa kekurangan sesuatu apapun...

Hati saya tetap seperti dihantam badai.
Membayangkan kengerian demi kengerian..
Tapi Allah ar Rahmaan..
Dia Ar Rahiim.
Campur aduk.
Antara bahagia krn 'Aisyah selamat -baik2 saja- Dan antara membayangkan apa yg terjadi jika sebaliknya.

Saya menangis.
Menangisi keteledoran diri pribadi saya.
Abu abdillah -suami sekaligus bapaknya anak2- hanya menutup pagar tanpa menggemboknya, lalu segera pergi ke klinik krn sudah ditunggu pasien-

Lalu keluar kakak2 nya membuka pagar, main sebentar diluar lalu kembali kedlm rumah ketika saya panggil Dari Dapur, qaddarullah diam2 'Aisyah keluar ...

Saya masih didapur.
Demikian lah awalnya bgmn sampai 'Aisyah bisa keluar tanpa pengawasan.

Intinya, keteledoran orangtuanya.
Walhamdulillah...
Hikmahnya Kami harus benar2 protect utk menggembok pagar.
Biarlah mereka membuat rumah tak pernah bersih -bermain berksplorasi- asal tetap dlm pengawasan saya.

Dan memang inilah musibah.
قدر الله و ما شاء فعل
Apa yg Allah kehendaki pasti terjadi.

Padahal BUKAN kebiasaan Kami membiarkan anak main diluar.
Saya adalah orang yang paling cerewet Dan melarang anak2 main diluar rumah.

Tapi itulah takdir Allah.
Disaat saya didapur,
Disaat saya kira 'Aisyah main disekitar halaman rumah..
Disaat itulah takdir Allah terjadi
Hikmahnya,...
Menambah RASA SYUKUR yang tak terhingga..
Memahami meyakini bahwa Allah, Dia-lah Rabb sebaik-baik penjaga....

Jalan segitu besarnya..
Sangat ramai,.
Lalu lalang kendaraan besar..
Lalu menyeberang seorang balita 3 tahun,
Lalu Allah selamatkan dia!
Allahu Akbar!

"'Aisyah.. Putriku, innii uhibbuki fillah Nak"

Pesan:
Hati2 ummahat fillah, ibu-ibu, para bunda ..jagalah buah hati Anda..dengan sebaik2 nya.
Baarokallahufyk

Minggu, 09 Agustus 2015

Kepiting Asam Manis

Kepiting Saus Asam Manis
By Mei

Bahan :
3 ekor kepiting sedang (rebus hingga matang, simpan kaldunya)
25 ml kaldu kepiting
5 sdm saus tomat
1 sdm saus sambal
4 sdm jeruk lemon
3 sdm gula pasir
1 butir telur kocok lepas
Garam, merica secukupnya

Bumbu halus :
2 cabai merah besar
1 buah bawang bombai
2 siung bawang putih
1 buku jari jahe

Cara membuat :

1. Tumis bumbu halus hingga wangi, masukkan saus tomat, saus sambal, kaldu, masak hingga mendidih.

2. Masukkan garam, merica, gula, perasan jeruk, aduk, rasa2 apa yg kurang.

(Selera org beda2 )

3. Jika sudah pas, sambil di aduk cepat bumbunya, masukkan kocokan telur, sambil terus di aduk hingga saus mengental dan telur matang.

4. Masukkan kepiting yg sudah di potong dan di hancurkan cangkangnya. Aduk hingga semua kepiting kena saus, masak dengan api kecil, 3 mnt agar bumbu meresap.

5. Siap di hidangkan.

Semoga bermanfaat.

Sambal ijo Padang Ala Sari Bundo

Bahan-bahan*.
250 gram cabe (lado) hijau besar, buang tangkainya*.
50 gram cabe rawit hijau (untuk hasil lebih pedas)*.
4 siung bawang merah*.
3 sendok teh minyak goreng, untuk menggoreng*.
2 siung bawang putih*.
2 buah tomat ijo*.
½ sendok teh air jeruk nipis*.
Gula pasir secukupnya*.
Garam secukupnya

Cara membuat:

1.Potong kasar cabe hijau dan cabe rawit hijau, Kemudian kukus cabe hijau dan cabe rawit hijau bersama dengan bawang merah, tomat, dan bawang putih kurang lebih 5 menit. Angkat*.

2.Jika sudah layu, tumbuk bahan diatas secara kasar. Usahakan saat menumbuk, semua bahan tercampur sempurna.*

3.Siapkan minyak goreng dan tumis semua bahan sampai layu dan tercium bau yang harum.*.

4.Terakhir tambahkan gula, air jeruk dan garam pada tumisan dan aduk rata.

5.Masak terus sampai benar-benar matang.*.Angkat sambal dan sajikan bersama lauk yang lain.

http://saribundo.biz/resep-rahasia-sambal-ijo-khas-rumah-makan-padang.html

Sambal Ijo Padang ala JTT

Bahan & bumbu sambal:

- 100 gram cabai rawit hijau, buang tangkainya.
- 5 butir bawang merah, kupas dan belah dua
- 10 buah tomat hijau kecil, iris tipis
- 1/4 sendok makan garam
- 1 buah jeruk nipis, ambil airnya
- 1 sendok teh kaldu bubuk
- 3 sendok makan minyak untuk menumis

Siapkan panci kecil, beri 1 gelas air dan rebus cabai rawit hijau hingga lunak dan matang. Angkat dan tiriskan.

Siapkan wajan, beri minyak dan tumis bawang merah dan tomat hijau hingga matang dan lunak. Angkat.

Haluskan cabai rebus, tomat dan bawang merah menggunakan cobek,biarkan agak sedikit kasar.

Dengan menggunakan wajan bekas menggoreng tomat, tumis bumbu yang telah dihaluskan, tambahkan garam dan kaldu bubuk, aduk rata. Tumis hingga semua bahan terlihat menyatu, tidak perlu terlalu lama dalam menumis.

Angkat dan masukkan ke mangkuk. Kucuri sambal dengan air jeruk nipis, aduk rata.

http://www.justtryandtaste.com/2011/11/selar-goreng-garing-siram-sambal-cabai.html

Sabtu, 08 Agustus 2015

Cilok Daging Malang

Bahannya:
*.Daging sapi giling (langsung beli di supermarket).
*.Tepung tapioka (60% berat daging)
*.Tepung sagu (30% berat daging)
*.Tepung terigu (10% berat daging)
*.Bawang putih (saya pake 8 butir kemarin)
*.Garam (2 sdm, kalo dirasa kurang boleh ditambahi)
*.Merica (1,5 sdm –> kemarin saya kebanyakan merica jadi puedes di tenggorokan)
*.Air es secukupnya buat nguleni
*.Telur puyuh buat isian (potong-potongjadi 2)Cara membuat:
*.Daging, bawang, merica, garam diblender jadi satu sampe nyampur semua (saya pake blender bumbu yangkecil itu, tambahi air biar nggak mbulet)
*.Tambahkan tepung-tepungan, uleni, kalodirasa terlalu lembek tambahi tepung tapioka, kalo terlalu keras tambahi air es
*.Tinggal dibunder-bunderi, kalo suka ya dikasih isian telurpuyuh, masukkan keair panas yang sudah mendidih, tunggu sampe ngambang, terus kalo sudah ngambang berarti sudah mateng, angkat.

Sego Gegok

Saya tahu olahan nasi macam ni dari saudariku fillah yang kebetulan juwalan sego gegok waktu itu. Karena sensasi pedasnya, maka tertariklah saya untuk memasaknya sendiri. Anda yang suka pedas, coba deh memasak nasi ini, insyaa Allah sebungkus masih pingin nambah lagi!!

SEGO GEGOG

Sego gegog adalah makanan khas "baru" Trenggalek. Penjual sego geghog yang dulu hanya di dominasi warga kecamatan Bendungan,sekarang sangat mudah kita jumpai di kawasan atau wilayah kota Trenggalek. Bagi ibu-ibu yang ingin membuat sendiri sego atau nasi geghog, blog kab-trenggalek memberikan resep dan cara membuat nasi geghog.
BAHANSego Geghog:
300 g beras
600 ml air
Tumis Teri:
2 sdm minyak sayur
2 lembar daun salam
2 cm lengkuas, memarkan
150 g teri jengki segar, cuci
100 ml air
½ sdt garam
1 sdm gula pasir
Daun pisang untuk membungkus
Tusuk gigi
Bumbu, haluskan:
10 buah cabai rawit merah
6 butir bawang merah
4 siung bawang putih
3 buah cabai merah keriting
CARA MEMBUAT
1.Didihkan air, masukkan beras, aduk. Masak diatas api sedang hingga air meresap habis. Angkat.
2.Kukus nasi dalam dandang panas hingga setengah matang (± 15 menit). Angkat. Sisihkan.
3.Panaskan minyak, tumis bumbu halus, daun salam, dan lengkuas sampai harum. Masukkan teri, aduk rata.
4.Tuang air, masukkan garam dan gula pasir. Masak hingga matang dan meresap.
5.Bagi nasi dan ikan teri menjadi 6 bagian. Siapkan daun pisang, ambil 1 bagian nasi, bubuhi ikan teri di atasnya. Bungkus rapi membentuk persegi, sematkan tusuk gigi di kedua sisi ujungnya.
6.Kukus 15 menit di atas api sedang sampai matang, angkat. Sajikan.